Nama : Asral Puadi
Instansi : SDN 03 Pakan Labuah Kota Bukittinggi
CGP Angkatan : X
PGP Angkatan : XI
PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SDN 03 PAKAN LABUAH KOTA BUKITTINGGI
Anak diberikan kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat serta potensi sebagai individu yang unik, jadi tugas guru memberikan tuntunan agar anak tidak kehilangan arah sehingga terciptalah kemerdekaan dalam diri anak tersebut.
Salah satu langkah membentuk lingkungan kelas agar terciptanya budaya positif yaitu dengan membuat keyakinan kelas, kemudian dilanjutkan dengan penerapan segitiga restitusi dengan posisi kontrol manager. sehingga anak memiliki keyakinan dan kesadaran akan penerapan disiplin berdasarkan motivasi internal sehingga memiliki karakter yang kuat sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Dengan adanya keyakinan kelas yang disusun oleh guru bersama dengan murid, maka semua kan mengupayakan untuk menjalankannya sebagai langkah awal membangun budaya positif di sekolah. Selain itu dengan penerapan segitiga restitusi dapat membimbing murid berdisiplin positif agar menjadi murid merdeka belajar. Oleh karena itu, perlunya guru dan murid membuat keyakinan kelas yang disepakati bersama. Kemudian hal lain yang dirasa, perlu adanya sosialisasi bersama rekan guru di sekolah tentang cara penerapan segitiga restitusi yang benar.
Aksi Nyata Budaya Positif ini bertujuan: 1) Menumbuhkan budaya positif di sekolah dengan meyakini nilai-nilai kebajikan universal serta menciptakan murid yang merdeka dan mempunyai disiplin kuat sesuai Profil Pelajar Pancasila. 2) Meningkatkan motivasi instrinsik murid. 3) Meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri murid. 4) Berkolaborasi untuk mengemukakan pendapat mengenai gambaran kelas yang diinginkan. 5) Menumbuhkan budaya positif. 6) Mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. 7) Menumbuhkan rasa bertanggung jawab dan mandiri murid. 8) Mewujudkan budaya 5S1D (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun dan Do’a). 9) Membaca Al-Quran atau hafalan surah pendek sebelum belajar.
Linimasa Tindakan
- Menghadap Kepala Sekolah untuk
menjelaskan pentingnya penanaman Budaya Positif dan Keyakinan Kelas di
sekolah, serta meminta izin untuk mendiseminasikan bersama rekan guru.
- Berkolaborasi dan berkoordinasi
dengan rekan guru untuk membuat keyakinan kelasnya
masing-masing.
- Memantau, merefleksi, dan mengevaluasi keyakinan kelas yang sudah dibuat
- Menerapkan budaya 5S1D
- Mengumpulkan rekan guru untuk melakukan diseminasi pemahaman budaya positif dan segitiga restitusi.
- Mendokumentasikan kegiatan budaya positif.
- Mengevaluasi kesepakatan kelas
yang telah dibuat secara berkala
- Menempatkan diri pada posisi
control manager secara konsisten dan berkelanjutan
- Menerapkan segitiga restitusi
pada setiap masalah yang ada
- Berkolaborasi dengan semua pihak demi terwujudnya Budaya positif
Harapan dari kegiatan budaya positif ini yaitu semoga
penerapan Budaya positif dapat terwujud serta menjadi "darah daging" baik dilingkungan sekolah, dirumah
maupun di lingkungan masyarakat.











